Ketika Keinginan Itu Datang

“Tiga orang yang akan selalu diberi pertolonan oleh Allah adalah seorang mujahid yang selalu memperjuangkan agama Allah Subhanahu wa Ta’ala, seorang penulis yang selalu memberi penawar, dan seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya.” ¹
“Tiga orang yang pasti mendapat pertolongan Allah, yaitu budak mukatab yang bermaksud untuk melunasi perjanjiannya, orang yang menikah dengan maksud memelihara kehormatannya, dan yang berjihad di jalan Allah.” ²
Perkenalkan nama aku Ardi, berikut ini adalah kisah nyataku mengenai perjalanan cinta seorang ABG.
Ketika keinginan itu datang, pada tahun 2002 hampir aku ingin bunuh diri ketika ketiga pacar aku yang kusembunyikan dalam artian mereka tidak tahu satu sama lain kalau mereka aku duakan, mereka minta putus secara serempak setelah mereka mengetahui kalau mereka aku duankan. Perasaan aku hancur dan aku merasa ada sesuatu yang hilang dari dalam diri, seketika itu pula muncul pikiran negatif aku untuk mengakhiri hidup ini.
Perasaan ini begitu kalut hingga hidup ini menjadi disorentasi, hari-hari begitu suram, awan begitu gelap dan hidup ini terasa sepi. Sampai akhirnya disuatu sore di balik surau didekat rumah ada suatu bisikan-bisikan kebaikan untuk kembali kepada Rabb pencipta alam dan mengembalikkan segala permasalahan ini.
“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan dan kamu lihat manusia manusia masuk Diin Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhan-mu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima Taubat.” ³
Alhamdulillah Segala puji bagi Allah, Cahaya itu datang dan masuk kedalam hatiku menggantikan kabut yang hitam dan pekat. Aku tersadar dalam setengah ketidaksadaranku bahwa selama ini aku telah dibutakan oleh cinta, aku telah mengikuti dan menuruti segala keinginan hawa nafsuku untuk terus dan terus dibutakan loh wanita. Alhamdulillah, ternyata Allah masih sayang kepada aku padahal aku selalu mendustakan kebenaran-Nya dan selalu melakukan perbuatan dosa.
Aku termenung sejenak dan perlahan aku merefres kembali ingatanku tentang cerita perjalanan cintaku yang ketika itu pula bertepatan dengan ulang tahunku ke 14thn, memang aneh anak sesusai aku yang kira-kira baru duduk di kelas 2 SMP sudah mengalami cobaan yang begitu beratnya.

Categories: Jelajah Hidup | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: